Menyusuri wisata di sepanjang jalur pantura rembang

Berkunjung ke Rembang rasanya kurang lengkap apabila tidak sekaligus meng-eksplorasi wisata di wilayah kota garam ini. Keluar dari area Jamda sekitar jam 8 pagi, setidaknya saya memiliki 5 jam untuk bisa mengunjungi beberapa tempat menarik di Rembang. Dari berbagai tempat wisata yang ada, saya hanya singgah di beberapa tempat di sepanjang jalur Pantura saja karena terbatasnya waktu. Berikut beberapa tempat wisata di sepanjang jalur Pantura Rembang dari barat sampai ke timur yang mungkin bisa menjadi inspirasi apabila anda sempat melintas atau berkunjung ke sana :

1.  Klenteng Mak Co (Tjoe Hwie Kiong)

Apabila dari arah Semarang ke Surabaya setelah Jembatan Sungai Karanggeneng ke kiri, sebelum masuk arah Tempat Pelelangan Ikan anda akan menemui Sebuah Klenteng yang menghadap ke Sungai. Klenteng tersebut adalah Klenteng Mak Co. Keistimewaan kelenteng ini adalah adanya dua menara kembar yang disebut Kie Kwa yang tidak dijumpai pada kelenteng lain. Dua menara kembar Kie Kwa seringkali berfungsi sebagai penunjuk arah bagi para nelayan. Dan menurut informasi dari salah seorang penjaga klenteng ini bahwa posisi klenteng ini memiliki feng shui yang sangat bagus. Karena berada persis diantara pertemuan arus sungai dan laut.

Dan menariknya lagi, setiap 10 tahun sekali Klenteng ini mengadakan acara ulang tahun secara besar-besaran. Di hadiri peserta dari berbagai daerah,mengadakan kirab di seputar Kota Rembang. Beruntung di tahun 2011 silam saya bersama Dokter KristiantoBW sempat hunting foto mengabadikan momennya.

Wisata Rembang (28)

Klenteng Mak Co (Tjoe Hwie Kiong)
Klenteng Mak Co (Tjoe Hwie Kiong)

2. Pelabuhan Karanggeneng

Tepat di sebelah Klenteng Mak Co kita akan menemui banyak sekali kapal-kapal yang berlabuh. Pada jaman dahulu sebagai bagian dari Kerajaan Mataram Kartasura, tempat ini memiliki peran penting dari segi ekonomi. Karena pelabuhan ini sangat ramai khususnya untuk penjualan dan pengangkutan kayu. Secara geografis pelabuan ini memiliki lokasi yang tepat, karena meiliki dasar laut yang cukup dalam dan bebas dari pembekuan air laut serta gelombang laut kecil. Selain itu terhubung langsung dengan sungai yang cukup luas. Di sekitar sini kita dapat mengabadikan berbagai macam kapal tradisional kayu, serta melihat aktifitas para nelayan.

Kapal-kapal berada persis di bahwah jembatan sungai Karanggeneng
Kapal-kapal berada persis di bahwah jembatan sungai Karanggeneng
Banyak kapal berjejer di sepanjang suangai Karanggeneng
Banyak kapal berjejer di sepanjang suangai Karanggeneng
Jemuran Jalan para Nelayan
Jemuran Jalan para Nelayan

3. Tempat Pelelangan IkanTasik Agung

Menyusuri sekitar jalan Karanggeneng ke utara kita akan temui TPI Tasik Agung. Saya tiba disana sekitar jam 12 siang. Aktifitas sangat ramai sekali. Beberapa ikan hasil tangkapan nelayan dipisah-pisahkan dalam keranjang. Oleh Pemerintah Daerah setempat TPI dikelola secara maksimal untuk mewujudkan TPI Tasik Agung sebagai TPI terbesar di Jawa Tengah.

Wisata Rembang (72)

Tempat Pelelangan Ikan Tasik Agung
Tempat Pelelangan Ikan Tasik Agung

4. Kuliner Mangut Merica

Masih di sekitar Karanggeneng, dekat dengan Klenteng Mak Co bisa kita temui warung kuliner khas Rembang yakni Mangut Merica. Masakan ini menyajikan ikan Manyung dengan bumbu pedas merica.  Bagian kepala sering dipakai untuk menyajikan masakan ini, memiliki kepuasan tersendiri bagi penikmatnya.

Karena saya sendiri tidak suka dengan jenis masakan ikan laut, maka tidak sempat mencobanya. 😀

Masakan khan rembang mangut merica. Sumber : www.google.com
Masakan khan rembang mangut merica. Sumber : http://www.google.com

5. Oleh-oleh syrup Kawista Rembang

Keluar dari area Karanggeneng, sampai dengan Jalan Raya Diponegoro, disebelah kanan jalan akan kita temui salah satu pusat oleh-oleh khas Rembang. Produk terkenalnya adalah syrup khas Rembang dari buah Kawis dengan merk Cap Dewa Burung. Selain itu dapat anda beli juga limun Kawis. Syrup ini memiliki bau yang sangat khas. Dan saat kita minum baunya serasa masih menempel awet di hidung kita. Disini tidak hanya menjual syrup kawista saja, tetapi juga dapat anda temui aneka camilan khas Rembang.

Syrup dan Limun Kawista cap Dewa Burung
Syrup dan Limun Kawista cap Dewa Burung
Syrup Cap Dewa Burung berada di sebelah Hotel Antika
Syrup Cap Dewa Burung berada di sebelah Hotel Antika
Tidak hanya tersedia syrup
Tidak hanya tersedia syrup

6. Pantai Dampo Awang

Mengikuti jalan Diponegoro ke arah timur sebelum tugu Adipura sebelah kiri jalan akan kita temui Pantai Dampo Awang. Di Pantai ini dapat kita temui berbagai wahana air dan kolam renang. Selain itu disediakan panggung hiburan. Tetapi yang menarik dari panti ini adalah wisata sejarahnya. Disana terdapat Jangkar raksasa yng oleh masyarakat sekitar dikenal sebagai jangkar Dampo Awang. Konon ceritanya, pada saat Sam Phoo Khong berlayar di laut Jawa dalam rangka ekspedisi ke Selatan, kapalnya di terjang gelombang besar hingga rusak berat. Rantai jangkar kapal itu terlepas dan terdampar di Rembang, sedangkan layarnya tertiup angin topan yang akhirnya jatuh di pantai Bonang yang sekarang terkenal sebagai batu layar.

Terdapat beberapa bungalow di sekitar Pantai Dampo Awang
Terdapat beberapa bungalow di sekitar Pantai Dampo Awang
Hari Minggu ramai liburan keluarga
Hari Minggu ramai liburan keluarga
Jangkar Raksasa Dampo Awang
Jangkar Raksasa Dampo Awang

7. Pantai Caruban

Menyusuri Jalur Pantura di sekitar Rembang ke arah timur, setelah masuk wilayah Lasem disebelah kiri akan ada penanda arah Pantai Caruban, disebut juga dengan Pantai Gedong. Pantai ini masih tergolong baru, belum banyak wahana ataupun fasilitas pelengkap seperti halnya Pantai Dampo Awang. Karenanya tidak terlalu ramai dan pemandangannya masih begitu asri. Di sekitar pantai dapat kita temui beberapa warung makanan yang harganya juga tidak mahal.

Tekstur pasir caruban sangat lembut
Tekstur pasir caruban sangat lembut
Warung di sekitar pantai Caruban
Warung di sekitar pantai Caruban
PTidak terlalu ramai oleh pengunjung walaupun di hari libur
Tidak terlalu ramai oleh pengunjung walaupun di hari libur

8. Kampung Wisata Batik Lasem

Di jalur yang sama menyusuri Jalan Raya Lasem akan kita temui kampung wisata Batik Lasem. Lasem dikenal pula sebagai “Tiongkok kecil” karena merupakan kota awal pendaratan orang tionghoa di tanah Jawa dan terdapat perkampungan tionghoa yang sangat banyak. Sampai saat sekarang masih banyak kita temui arsitektur kuno di perkampungan tersebut. Salah satu arsitektur yang terkenal adalah Lawang Ombo. Sayang sekali waktu berkunjung disana kondisinya masih tertutup untuk pengunjung walaupun sudah ditetapkan sebagai cagar budaya. Menurut info salah satu anggota YVCI Rembang, tempat ini pernah digunakan sebagai uji nyali di stasiun televisi. Oleh pemerintah daerah Lasem dikelola sebagai Kampung Wisata Batik, karena Lasem memiliki  ciri khas tersendiri untuk batik pesisir yang indah dengan pewarnaan yang berani.

Jalan masuk menuju Kampung Wisata Batik Lasem
Jalan masuk menuju Kampung Wisata Batik Lasem
Salah satu sudut arsitektur tua Kmapung Lasem
Salah satu sudut arsitektur tua Kampung Lasem

Demikian beberapa lokasi wisata yang dapat anda singga di sepanang jalur pantura Rembang. Masih ada beberapa tempat menarik lainnya tetapi tidak sempat untuk disinggahi. Salah satunya wisata bersejarah adalah monumen dan makam Ibu Kita Kartini yang berada jauh dari jalu pantura, yakni jalur ke arah Blora. Semoga catatan ini bisa menjadi inspirasi bagi anda. 🙂

 

Iklan

AKSI TANAM POHON YVCI Reg JATENG-DIY “PLANTING TRESS WITH DIAMOND”

Peserta penanaman pohon di Bumi Perkemahan Karangsari Park
Peserta penanaman pohon di Bumi Perkemahan Karangsari Park. Sumber : Panitia

Ada yang menarik dari pelaksanaan Jamda ke-2 dari YVCI Regional Jateng-DIY di tahun ini. Dengan tema Planting Tress with Dimonds, dilakukan penanaman pohon di area wilayah Bumi Perkemahan Karangsari Park, Rembang. Aksi ini adalah sebagai salah satu bentuk kepedulian rekan bikers terhadap lingkungan. Tidak hanya melibatkan anggota YVCI saja, tetapi juga didukung oleh bikers dari club komunitas lain di wilayah Rembang seperti Bledug Pantura, Renic Ninja, RVC Vario, RKKC Kalong King Rembang, Reaksi, RRC, Resic, SRC dan Rossi.

Panitia menyiapkan bibit pohon kawis (Sumber : Panitia)
Panitia menyiapkan bibit pohon kawis (Sumber : Panitia)

Sebanyak 200 bibit pohon Kawis telah disiapkan oleh panitia acara.  Selain ditanam langsung oleh para peserta, bibit juga dibagikan kepada warga sekitar untuk ditanam di lingkungan rumahnya masing-masing.

Penanaman bibit pohon Kawis oleh salah satu peserta dari YVCI Prospect Sleman
Penanaman bibit pohon Kawis oleh salah satu peserta dari YVCI Prospect Sleman

Panitia sengaja memilih pohon Kawis untuk mengenalkan jenis pohon ini kepada rekan-rekan luar kota, dimana pohon ini adalah pohon khas dari kota Rembang. Pohon Kawis memiliki buah yang bentuknya berkerut dengan warna kulitnya coklat ke abu-abuan dan daging buahnya berbulir berwarna hitam kecoklat-coklatan. Buah kawis mempunyai nama latin Limonia Acidissima Synferonie mempunyai aroma yang khas, diolah menjadi syrup yang cukup terkenal hingga sampai ke manca negara.

Buak Kawis sebagai bahan dasar pembuatan syrup khas Rembang Sumber : www.google,com
Buak Kawis sebagai bahan dasar pembuatan syrup khas Rembang Sumber : http://www.google,com

JAMBORE DAERAH KE-2 YAMAHA VIXION CLUB INDONESIA REGIONAL JATENG-DIY

Jambore Daerah Ke-2 YVCI Regional Jateng-DIY
Jambore Daerah Ke-2 YVCI Regional Jateng-DIY

Sudah menjadi agenda rutin setiap dua tahun sekali, YVCI Regional Jateng-DIY selalu mengadakan Jambore Daerah.  Kegiatan ini diadakan sebagai media bertemunya antar anggota YVCI, khususnya dari chapter-chapter di wilayah Jateng-DIY, dengan tujuan untuk mempererat persaudaraan diantaranya.

Berfoto di wall of fame acara
Berfoto di wall of fame acara
Salah satu kegiatan di tenda sponsor
Salah satu kegiatan di tenda sponsor

Untuk pelaksanaan Jamda yang ke-2 dilaksanakan di Sub Regional IV, dan dipilih Rembang sebagai tempatnya. Penentuan tuan rumah Jamda Jateng-DIY sudah ditetapkan 2 tahun sebelumnya pada saat pelaksanaan Jamda yang ke-1 di Purwokerto 2012.

Pelaksanaan Jamda diawali dengan kegiatan sosialiasi Safety Riding oleh Satlantas Polres Rembang kemudian di teruskan rolling bersama menuju area acara Jamda di Bumi Perkemahan Karangsari Park.

Sesuai dengan tema “Planting Tress With Diamond”, sebelum masuk ke area acara, para peserta ikut dalam penanaman pohon di sekitar bumi perkemahan. Aksi penanaman pohon ini adalah sebagai salah satu bentuk kepedulian para bikers terhadap  lingkungan.

Jamda ke-2 mengambil tema Planting Trees With Diamond
Jamda ke-2 mengambil tema Planting Trees With Diamond

Untuk waktu pelaksanan 2 hari 24-25 Mei 2014, di area acara panitia telah menyediakan panggung dan layar besar untuk menampilkan beberapa hiburan.  Diantaranya hiburan musik pop-rock, sexy dancer, musik regae, dan orkes dangdut sampai dengan jam 12 malam. Setelah itu dilanjut dengan nonton bareng Final Liga Champion antara Real Madrid melawan Atletico Madrid.

Jambore Daerah YVCI Regional Jaten-DIY Rembang (15)

Panggung dengan berbagai hiburan musik
Panggung dengan berbagai hiburan musik

Selain itu di sisi yang lain, panitia menyediakan Aula untukpelaksanaan Musyawarah Daerah. Dimana dalam Musda kali ini membahas tentang perkambangan YVCI Regional Jateng-DIY, rencana pelaksanaan Jamda Ke-3, Laporan pertanggung jawaban pengurus Regional periode 2012-2014 dan Pemilihan koordinator wilayah regional periode 2014-2015. Dan pada Musda ini telah ditetapka bahwa Jamda ke-3 dilaksanakan di Sub Reg III dan sebagai Koordinator Wilayah Regional periode 2012-2015 terpilih Bro Arif Rahman YVCI-RR036.

Jambore Daerah YVCI Regional Jaten-DIY Rembang (12)

Musda Regional Jateng-DIY
Musda Regional Jateng-DIY

Acara ini tidak hanya dihadiri oleh anggota YVCI di wilayah Jateng-DIY saja, tetapi juga hadir YVCI chapter tamu dari berbagai daerah dan juga beberapa club serta komunitas motor lain di wilayah Kabupaten Rembang.  Selain itu ada juga tamu spesial tujuh biker Super Moto dari Malaysia.

Area parkir dan tenda untuk peserta
Area parkir dan tenda untuk peserta
Peserta bersiap meninggalkan tempat acara
Peserta bersiap meninggalkan tempat acara
Terima Kasih kepada Ketua Panitia Bro Danar, seluruh panitia dan chapter-chpater beserta anggota YVCI di sub reg IV
Terima Kasih kepada Ketua Panitia Bro Danar, seluruh panitia dan chapter-chpater beserta anggota YVCI di sub reg IV

Ulang tahun Motor Antik Club Solo Iron Buffalo Ke-20

Ulang tahun MACS Iron Buffalo

Suasana Pabrik Gula Colomadu dua hari ini sangat berbeda dari biasanya. Diantara bangunan tua berjajar beberapa motor tua dari berbagai merk. Alunan musik rock n roll terus bergema diselingi raungan suara knalpot motor. Dan berbagai sudut terlihat para biker dengan rompi dan patch kebanggaan asik bercengkerama dan berngurau layaknya saudara yang sudah tidak bertemu lama.
Hari ini dan sabtu kemarin, 17-18 Mei 2014 Motor Antik Club Solo Iron Buffalo menggelar ulang tahunnya yang ke-20. Dengan konsep seni instalasi , berbagai jenis motor antik koleksi dari anggota Iron Buffulo ikut dipajang disana. Dengan tema Heritage in Harmony,  diisi dengan berbagai kegiatan, diantaranya hiburan musik, gathering pecinta motor antik, bursa otomotif dan bakti sosial donor darah. Yang menarik dari setiap acara pecinta motor antik adalah adanya bursa “klitikan“. Menjadi media para pecinta motor antik untuk berburu spare part langka untuk kelengkapan motor tuanya. Dan tidak hanya spare part motor, berbagai produk vintage lain seperti poster lama, mainan usang dan juga buku dijual disana. Bahkan ada pojok yang menjual buku manual untuk motor tua yang di repro serta BPKB motor lama
Kurang lebih peserta 800-an pecinta motor tua ikut memeriahkan acara ini. Sudah menjadi hal biasa, di setiap kegiatan yang yang dilakukan oleh salah satu anggota Motor Antik Club Indonesia atau MACI, anggota dari daerah lain akan ikut menghadirkan perwakilannya. Tidak hanya dari sekitar Solo ataupun Jawa saja, hadir pula peserta dari luar pulau antara lain Medan, Bali, serta Makassar.
Menurut Ketua Umum Iron Buffalo Hendra Bayu, hobby motor antik ini mempunyai nilai positif. Sadar atau tidak mereka telah menjadi bagian pelestarian sejarah, khususnya sejarah otomotif di Indonesia. Bahkan beberapa merk di yang negara asal produksinya sudah tidak ada, di penggemar motor antik di Indonesia masih ada yang memiliki dengan kondisi yang masih original. Sehingga tak heran Indonesia menjadi salah satu negara sasaran para kolektor dunia untuk motor antik.

Berpose di salah satu sudut dengan Harley Davidson WLA
Berpose di salah satu sudut dengan Harley Davidson WLA

Melihat koleksi-koleksi motor tersebut akan memberikan isnpirasi kepada kita atas sejarah yang telah dilewatinya. Dan kelakar salah satu peserta yang cukup berumur, dengan mengendara motor tua kita akan selalu terlihat muda. 😀

Dokumentasikan lengkap acara ini dapat anda kunjungi disini.

Keuntungan pengisian ban dengan Nitrogen

images2

Dahulu pengisian nitrogen pada ban hanya terbatas untuk kebutuhan kendaraan premium saja. Digunakan pada ban pesawat ulang-alik, pesawat terbang komersial, kendaraan militer dan truk-truk besar serta untuk kendaraan balap. Pemilihan nitrogen ini tentunya mempunyai alas an, yakni keutungan lebihnya bila dibandingkan dengan angin biasa atau lebih tepatnya Oksigen.
Saat ini para pengendara sepeda motor banyak juga yang mengaplikasikan penggunaan nitrogen untuk pengisian angina pada bannya. Walaupun lebih mahal dibandingkan dengan pengisian udara biasa, harganya masih sangat terjangkau. Dan juga saat sekarang pengisian nitrogen sangat mudah didapatkan. Selain di tempat penjualan ban atau tukang tambal ban di beberapa SPBU juga ada layanan pengisian nitrogen.
Pengisian ban dengan menggunakan nitrogen mempunyai beberapa keuntungan bila dibandingkan dengan pengisian oksigen. Keuntungan tersebut diantaranya.:
1. Tekanan ban lebih stabil
Nitrogen mempunyai partikel molekul lebih besar dibandingkan dengan oksigen. Dengan pengisian nitrogen, angin akan lebih sulit untuk keluar dari pori-pori ban. Sehingga tekanan angin di dalam ban akan selalu terjaga.

Perbandingan molekul nitrogen dengan oksigen
Perbandingan molekul nitrogen dengan oksigen

2. Irit BBM
Ban yang memiliki tekanan angin maksimal sesuai spesifikasinya, tapak ban akan menempel lebih sempurna di permukaan aspal. Pada kondisi seperti ini gesekan antara ban dan aspal minim, sehingga dapat mengiritkan bahan bakar hingga 3,3 persen.

3. Handling lebih mudah
Kondisi telapak ban lebih menempel secara merata pada permukaan jalan membuat handling kita akan lebih mudah. Selain daya cengkeram ban menjadi lebih baik sehingga aman pada segala macam kondisi jalan kering maupun basah.

Tekanan ban yang baik permukaan ban akan lebih merata pada jalan
Tekanan ban yang baik permukaan ban akan lebih merata pada jalan

4. Temperatur ban lebih stabil
Nitrogen memiliki suhu lebih rendah dibanding oksigen. Dengan suhu udara dalam ban akan lebih stabil. Selain itu ban juga terhindar dari risiko meledak karena panas yang terlalu tinggi.
5. Umur ban lebih lama
Proses oksidasi nitrogen lebih lambah dibandingkan dengan oksigen. Jika menggunakan oksigen, karet ban menjadi cepat tua dan keras karena proses oksidasi. Dengan menggunakan nitrogen dapat meningkatkan umur ban hingga 25 %.
6. Velg dan pentil tidak berkarat
Karena oksigen mengandung air dapat menyebabkan velg lebih mudah berkarat. Selain itu pada ban tubeless, pentil besi juga akan berakibat yang sama karena proses oksidasi. Sehingga dengan menggunakan nitrogen velg dan pentil tubeless akan lebih terawatt dan tahan lama.
7. Perawatan ban lebih mudah
Masih berkaitan dengan kandungan air dan oksidasi dari oksigen, pada kondisi ban yang bekas ditambal akan menjadi lebih mudah rusak. Karena ban disusun dengan penguat kawat baja. Dimana kawat baja ini juga rentan karat karena oksidasi oksigen
8. Pengukuran tekanan ban akan lebih akurat
Pengukuran tekanan angin akan lebih akurat jika menggunakan nitrogen,. sebab nitrogen tidak mudah berfluktuasi. Seperti halnya oksigen
9. Lebih hemat
Dengan melihat keuntungan-keutungan diatas muaranya akhirnya adalah kita akan lebih hemat. Selain umur ban dan velg lebih lama, BBM juga akan lebih irit karena tekanan di dalam ban lebih terjaga.