KALAJENGKING BERBADA BRADSTYLE

Japstyle saat ini sedang menjadi trending modif. Bermodal mesin seken, para biker dan builder berkreasi mebangun motor sesuai dengan keinginan dan karakternya. Begitu juga dengan rekan saya, bro Rico dengan berbekal mesin dan rangka Yamaha Scorpio 2004 yang di peroleh dari semarang berusaha membangun motor impiannya.

C360_2014-06-09-20-32-16-622
Konsep japsyle yang diusung adalah sub aliran bradstyle. Sekedar diketahui bradstyle sebenarnya bukanlah suatu genre modif, namun merupakan nama sebuah workshop modifikasi yang bertempat di Saitama, Jepang. Dimana workshop tersebut memang mempunyai ciri-ciri khusus yang membedakan dengan workshop lainnya, yakni tangki chopper style, ban yang besar dan tinggi dengan kembangan klasik dan warna yang cenderung flat serta gelap. Maka dari itu, nama Bratsyle menjadi booming sebagai suatu gaya modifikasi karena kekhasannya.
Dimulai dari rangka, meyesuaikan bentuk yang diingikan rangka di dipotong-sambung di beberapa bagian. Untuk memnambahkan kesan gahar, dipilih Shock depan mlik Yamaha Byson. Sedangkan pada bagian roda menggunakan velg tapak lebar  Tangki dan jok, serta spakbor dibuat secara custom dengan sangat rapi. Semuanya dibalut dengan warna gelap khas bradstyle. Bagian kemudi sangatlah simpe hanya 2 utas kabel untuk gas dan persneling. Stang dipilih model z-bar.
Pada bagian ruang bakar tidak mengalami perubahan yang berati. Hanya bagian knalpot aja yang dibikin custom untuk mendapatkan suara dan bentuk yang sesuai dengan konsep motor.
Saat motor dinyalakan suara cukup garang, didapat dari pemilihan knalpot yang digunakan. Kunci motor sekaligus sebagai elektrik starter, layaknya mobil untuk menyelakannya. Posisi kunci juga cukup unik, berada di bagian kiri di bawah jok. Cukup kagok memang, tapi ini dipilih oleh sang pemilik agar dibagian stang terlihat simpel.
Saat mencoba mengendarai motor ini, posisi rider terasa cukup nyaman. Kaki-kaki motor berfungsi sempurna, karena perhitungan kemiringan dan pemilihan posisi shocl breaker yang tidak asal-asalan. Stang z-bar yang yang cukup pendek memang terasa kurang nyaman, khususnya saat bermanuver di tikungan tajam. Beberapa bagian yang sengaja tidak dilengkapi, seperti lampu sein, spion, spakbor depan, serta rem depan, membuat motor ini memang kurang safety. Tapi inilah konsep yang memang sengaja dipilih oleh pemilik.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s